Batu Bara , imdonesiabrantas.com – Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 01.00 WIB dini hari di Jalan Rakyat Tanjung Tiram, tepatnya di depan SD Negeri 010165, kawasan Gang Jogja.Menurut keterangan warga sekitar, bentrokan melibatkan dua kelompok remaja yang diduga berasal dari gang yang berbeda.
Tawuran terjadi secara tiba-tiba saat kondisi lingkungan relatif sepi, sehingga sempat mengejutkan warga yang berada di sekitar lokasi. Aksi saling serang yang berlangsung menyebabkan keresahan masyarakat, serta berdampak pada kerusakan fasilitas milik warga.
Salah satu meja tempat berjualan milik pedagang kecil dilaporkan mengalami kerusakan akibat terkena imbas tawuran tersebut. Hal ini sudah terjadi beberapa waktu sebelumnya, sudah banyak meja dan lapak berjualan hancur, bahkan sempat terjadi bakar-membakar.“
Sekitar jam satu malam tiba-tiba ramai suara teriakan dan lemparan. Kami yang tinggal di sekitar langsung keluar dan melihat mereka saling serang. Meja jualan di pinggir jalan ikut rusak,” ujar salah satu warga setempat
.Hal senada juga dituturkan Abdul Halim Simangunsong, SP. ketua Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kec,Tanjung Tiram yang akrab disapa dengan sebutan “bang dol”, pada pukul 01.00 dini hari masih nongkrong disalah satu kedai kopi dijalan rakyat, para remaja sudah menunjukkan aksinya dan terjadi tawuran, lempar melempar dan sampai bakar-membakar, namun api tidak sempat merambah ke tempat lainnya.
Kemudian jam 2 dini hari, situasi agak tenang dan saya pulang, dan dapat kabar pagi hari meja dan peralatan tempat berusaha milik keluarga saya hancur dan ada beberapa lapak dan meja lainnya yang dirusak,..saya sangat menyesalkan kejadian ini.
Karena kejadian serupa dari waktu ke waktu tetap terjadi tawuran, para pengguna jalan juga tidak bisa lewat, takutnya menjadi sasaran lemparan batu dari kedua remaja yang bertikai, serta berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.Tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.Hingga saat ini belum terdapat laporan resmi terkait korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kembali kondusif, namun warga masih merasa khawatir akan potensi terjadinya tawuran susulan. Pihak berwenang diharapkan meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut, terutama pada jam-jam rawan, guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.kemudian membuat nomor. pengaduan yang bisa dihubungi serta cepat mengambil tindakan. ( IR4ONE ).












Comment