by

Masuk “Grup Neraka”, SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru Akhiri Perjuangan di Babak Penyisihan Grassroots Piala Presiden Sumut 2026.

Medan, 28 Juni 2026 – lndonesia Brantas com
Global Investigasi news.com Perjuangan SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru yang mewakili Kabupaten Mandailing Natal pada ajang Grassroots Piala Presiden Provinsi Sumatera Utara 2026 harus terhenti di babak penyisihan grup.

Meski belum mampu melangkah ke babak berikutnya, para pemain muda telah menunjukkan semangat juang dan keberanian menghadapi lawan-lawan tangguh.

Turnamen yang diikuti sekitar 40 tim dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara tersebut mempertemukan SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru dalam grup yang disebut banyak pihak sebagai “grup neraka”, karena dihuni sekolah sepak bola yang telah memiliki pengalaman dan prestasi tinggi.

Grup tersebut terdiri atas:

  1. SSB Sejati Pratama
  2. SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru
  3. Utamasia Medan
    Pada laga perdana, SSB Bina Putra harus mengakui keunggulan SSB Sejati Pratama dengan skor 6-0 Selanjutnya, mereka kembali menghadapi lawan kuat, Utamasia Medan, dengan kembali kalah score 2 0 yang dikenal sebagai salah satu SSB ternama dengan pengalaman bertanding di berbagai daerah, bahkan hingga ke Singapura dan Malaysia.

Kondisi fisik para pemain juga menjadi tantangan tersendiri. Rombongan menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 24 jam dari Kecamatan Sinunukan menuju Kota Medan. Berangkat pada 26 Juni 2026 dan tiba pada 27 Juni 2026, para pemain harus segera mempersiapkan diri untuk bertanding pada Minggu, 28 Juni 2026, di Stadion Mini Pancing.

Meski hasil pertandingan belum sesuai harapan, dukungan terus mengalir dari berbagai pihak. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mandailing Natal Muktar Hanafi melalui pesan WhatsApp menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim.

“Tetap semangat, walaupun hasilnya belum memuaskan,” pesannya.
Hal senada juga disampaikan Arif Munandar yang memberikan motivasi kepada para pemain agar tidak patah semangat.

“Walaupun hasilnya belum memuaskan, jangan sampai membuat semangat anak-anak melemah. Terus berlatih dan tingkatkan kemampuan,” ujarnya.
Sementara itu,

Camat Sinunukan, Abdi Putra Negara Pulungan, SH., MH., turut memberikan semangat kepada seluruh pemain “Semangati anak-anak. Kesempatan masih panjang, dan bisa dicoba lagi pada kesempatan berikutnya,” pesannya.

Manajemen, pelatih, serta para orang tua berharap pengalaman berharga di ajang Grassroots Piala Presiden Sumatera Utara 2026 menjadi bekal penting bagi para pemain muda untuk terus berkembang. Kekalahan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan bagian dari proses pembinaan menuju prestasi yang lebih baik di masa mendatang.

Dengan kepala tegak, SSB Bina Putra Bintungan Bejangkar Baru kini kembali ke kampung halaman membawa pengalaman, pelajaran, dan tekad untuk bangkit serta tampil lebih kuat pada kompetisi berikutnya (MO).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *